WELCOME TO MY BLOG

Tampilkan postingan dengan label Japan Food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Japan Food. Tampilkan semua postingan
Vikri Haryo Seno
Jepang adalah sebuah negara yang penuh dengan para penggemar ramen, ahli ramen, dan maniak ramen bermutu, dan sekarang kota Yokohama telah membuka museum yang ditujukan untuk Ramen.
Salah satu yang terbesar di Jepang ada di Ikeda, Osaka, Momofuku Ando Instant Ramen Museum, disini tersedia bermacam-macam Ramen Instant dari berbagai jenis dan rasa,,hmmmm,,bikin lapar yah...

# Front Of #

In a country bubbling over with noodle-slurping ramenistas, a single ramen museum would never do. If you've already investigated Yokohama's famous ramen shrine, it's time to peel back the lid, add hot water and explore Osaka's Momofuku Ando Instant Ramen Museum.

Bright, colorful and interactive, the museum caters to food tourists, ramen devotees and children alike. If you can't speak Japanese, grab an English or Chinese audio guide on your way in, free with a deposit.

It will come in handy when you are poking around the reconstructed shed where Momofuku Ando created the original Chicken Ramen in his Ikeda backyard in 1958. At the Cup Noodle Drama Theater, an entertaining animation will school you on how the clever inventor transformed a humble bowl of soup into a portable meal slurped all around the world.

Ada beberapa Alasan Kenapa anda harus datang kesini :

1. Mereka memiliki panduan audio bahasa Inggris! karena kebanyakan menggunakan bahasa Jepang yang mungkin bisa dimengerti oleh turis asing. Tapi di sini anda bisa menyerap segala macam pengetahuan yang berguna ramen instan. Seperti, apakah Anda tahu bahwa Momofuku Ando, pencipta Piala Mi Instan, juga menemukan cangkir styrofoam? Menakjubkan! Fakta-fakta ini tidak hanya tumbuh disini.

2. Anda dapat membuat CUP MIE RAMEN INSTANT sendiri.
Di sini Anda bisa memilih apa yang kaldu apa yang diinginkan dan empat bahan.

3. Museum ini bersih, terang dan bercahaya. Penuh warna dan sangat menarik. dan banyak pilihan Mie Ramen sejak jaman dahulu dan sekarang.

4. Anda juga bisa belajar membuat Mie Ramen mulai dari adonan sampai pembuatan akhir.

5. Yang paling menarik, masuk kesini adalah GRATIS

The entire catalogue of every Nissin Instant Noodle ever produced.

2009: Nissin products on sale in domestic Japan

vikrii_chiaki
Vikri Haryo Seno

Mizutaki is a nationally known Fukuoka cuisine. The origin is said to be Chinese-style cooked chicken or a Western style of consomme soup. Mizutaki can be made with two kinds of stock: a clear soup or milky chicken broth soup.

To enjoy mizutaki, taste the soup before eating the chicken, and when the taste of the soup has become strong enough, add vegetables to the soup. After enjoying all these ingredients, use the soup for zousui (rice porridge) or udon noodles.

Directions

1. Rinse chicken bones in hot water in a pot. Add the cold water to the pot and boil over high heat, skim off any foam, and simmer until the liquid is reduced to 1/3. While simmering, take chicken bones out of the pot, grind with a pestle, and put back into the pot. When the soup turns milky, strain.

2. Chop chicken into pieces (about 50g), and place in a deep pot. Add hot water to twice the depth of the chicken and simmer over high heat while skimming off any foam for 25 minutes. Turn off the heat and leave for 30 minutes, so that the bone can be removed from the chicken easily.

3. Shave chicken liver and gizzards thinly with a knife, let bleed, boil, and then drain.

4. Chop vegetables and tofu into chunks, arrange on a plate, and serve with momiji oroshi and sliced konegi leek.

5. Put (2) into the earthen pot, and add stock (1) and the meat (3). While simmering, enjoy ingredients in ponzu soy sauce. Add tofu and vegetables to the pot, and enjoy the dish while it simmers over low heat in the middle of the dining table.

6. After finishing the ingredients, mochi rice cakes or udon noodles can be added. Rice porridge can also be made with the stock.

Vikri Haryo Seno
Sumpit adalah alat makan yang berasal dari Asia Timur, berbentuk dua batang kayu sama panjang yang dipegang di antara jari-jari salah satu tangan. Sumpit digunakan untuk menjepit dan memindahkan makanan dari wadah, dari piring satu ke piring lain atau memasukkan makanan ke dalam mulut. Sumpit bisa dibuat dari bahan seperti bambu, logam, gading dan plastik yang permukaannya sudah dihaluskan atau dilapis dengan bahan pelapis seperti pernis atau cat supaya tidak melukai mulut dan terlihat bagus.Sumpit digunakan di banyak negara di seluruh dunia untuk menikmati makanan khas Asia Timur. Di beberapa negara Asia Tenggara, sumpit merupakan alat makan utama yang sama pentingnya seperti sendok dan garpu. Di Indonesia, pilihan sendok-garpu atau sumpit disediakan di rumah makan yang menyediakan masakan Tionghoa, masakan Korea, masakan Jepang, masakan Vietnam, masakan Thailand hingga penjual bakso atau mi pangsit di pinggir jalan.


Pada zaman dulu, gading gajah sering digunakan untuk membuat sumpit mahal di Tiongkok. Pengguna sumpit dari gading gajah adalah kalangan pejabat tinggi dan orang berada. Sumpit dari perak pernah digunakan istana kaisar di Tiongkok untuk mendeteksi racun yang mungkin dibubuhkan pada makanan. Sumpit akan berubah warna akibat reaksi kimia jika makanan telah diberi racun. Pada abad ke-6 atau abad ke-8 Masehi, sumpit sudah merupakan merupakan alat makan yang umum bagi suku Uigur yang tinggal wilayah stepa Mongolia. Di Thailand, sumpit hanya digunakan untuk makan mi dan sup setelah Raja Rama V memperkenalkan alat makan dari barat di abad ke-19.

Kualitas bahan dan bentuk sumpit bisa bermacam-macam, tapi sumpit umumnya terdiri dari sepasang tongkat pendek dan lurus yang mempunyai panjang yang sama. Di bagian pangkal sumpit kadang-kadang diberi hiasan dengan motif dekorasi atau gambar yang menarik agar pasangan sumpit tidak saling tertukar. Hiasan pada pangkal sumpit juga berfungsi sebagai pembeda bagian pangkal dengan bagian ujung sumpit. Bagian ujung sumpit digunakan untuk menjepit makanan sewaktu jari-jari tangan memegang bagian pangkal sumpit.

Panjang sumpit berbeda-beda bergantung pada negara asal sumpit. Sumpit dari Tiongkok biasanya lebih panjang dari sumpit Korea atau Jepang, dengan diameter bagian pangkal dan bagian ujung yang hampir sama. Bagian ujung sumpit tidak dibuat runcing agar tidak digunakan untuk menusuk makanan. Batang sumpit dari Tiongkok lebih berbentuk segi empat panjang supaya tidak mudah tergelincir dari meja. Plastik merupakan bahan pembuat sumpit yang populer di Tiongkok.

Sumpit Korea umumnya terbuat dari bahan logam dan lebih ceper dibandingkan sumpit dari Jepang dan Tiongkok. Sumpit dari Jepang sebagian besar terbuat dari kayu, lebih pendek dibandingan sumpit dari Korea atau Tiongkok dan mempunyai ujung sumpit yang langsing. Bagian ujung yang sangat langsing pada sumpit Jepang dimaksudkan untuk mengangkat tulang dari daging sewaktu orang Jepang makan ikan. Bagian ujung sumpit ada kalanya dibuat berulir agar makanan yang dijepit tidak jatuh.

Bambu dan kayu merupakan bahan pembuat sumpit sekali pakai yang banyak disediakan di restoran termasuk restoran-restoran di Indonesia. Waribashi (割箸 sumpit belah?) adalah sebutan untuk sumpit sekali pakai asal Jepang berbentuk sepotong kayu ringan yang diberi belahan di tengahnya tapi tidak dibelah sampai putus. Pemakai bisa membelah sendiri waribashi menjadi sepasang sumpit yang siap digunakan. Waribashi biasanya disediakan di restoran Jepang atau disisipkan sewaktu membeli paket makanan yang disebut bentō. Di beberapa negara Asia Timur, sumpit yang panjangnya sekitar satu setengah kali sumpit untuk makan dipakai untuk memasak di dapur. Sumpit dapur digunakan untuk pekerjaan menumis dan menggoreng di dalam minyak yang banyak. Tempura digoreng dengan menggunakan sumpit dapur tebal dari kayu atau bahan logam.

Cara memegang sumpit :

Sumpit bisa dipegang dengan tangan kiri atau tangan kanan tergantung pada kebiasaan orang.

  1. Batang sumpit pertama dipegang seperti memegang pensil yang dijepit di antara ibu jari, telunjuk, dan jari tengah.
  2. Batang sumpit kedua diletakkan di antara jari tengah dan jari manis.
  3. Pastikan kedua batang sumpit dalam keadaan sejajar.
  4. Posisi kedua batang sumpit bisa dianggap benar jika bisa batang sumpit pertama bisa melakukan gerakan ke atas dan ke bawah secara berulang-ulang, sementara batang sumpit kedua dalam keadaan diam.

Di sebagian besar negara-negara Asia Timur, sumpit juga bukan satu-satunya alat makan yang ada di atas meja. Di Tiongkok dan Korea misalnya, sumpit digunakan bersama-sama dengan sendok dan sendok bebek. Dalam menikmati masakan Jepang, orang Jepang biasanya hanya memerlukan sumpit sebagai satu-satunya alat makan, walaupun sendok dan alat makan lainnya juga digunakan sesuai dengan makanan yang dihidangkan.


Etiket :

Secara garis besar etiket penggunaan sumpit berlaku di semua negara walaupun ada perbedaan di sana-sini bergantung pada negara dan daerahnya.


  1. Sumpit biasanya tidak ikut diayun-ayunkan bersama gerakan tangan ketika sedang berbicara, dipukul-pukulkan ke meja atau digunakan untuk mendorong piring dan mangkok.
  2. Sumpit biasanya tidak dipakai untuk memilih-milih apalagi mengacak-acak makanan di piring lauk, dan makanan dilarang dikembalikan lagi kalau sudah diambil.
  3. Sumpit biasanya tidak digunakan untuk menusuk makanan seperti ketika menggunakan garpu, walaupun boleh saja digunakan untuk membelah sayur-sayuran atau kimchi yang masih berukuran besar.
  4. Sumpit biasanya tidak diletakkan begitu saja di atas meja, melainkan di atas serbet, di atas sandaran sumpit atau di atas mangkok.
  5. Di Tiongkok dan Jepang, sumpit dipegang di bagian tengah dan digunakan secara terbalik (bagian pangkal sumpit dijadikan bagian ujung sumpit) sewaktu memindahkan makanan dari piring makanan ke mangkuk nasi tapi bukan ke mulut. Di Korea cara memindahkan makanan dengan bagian pangkal sumpit justru dianggap tidak higienis.
  6. Mangkuk nasi boleh-boleh saja diangkat sampai ke depan mulut, tapi di Korea mangkok nasi harus tetap berada di atas meja.
  7. Sumpit dianggap tabu untuk ditusukkan berdiri di dalam mangkok berisi nasi karena menyerupai hio yang dinyalakan untuk mendoakan arwah orang yang meninggal.


vikrii_chiaki


Vikri Haryo Seno
takoyaki 150x150 Takoyaki


Takoyaki (octopus balls) biasanya dijual sebagai jajanan kaki lima, namun jajanan ini dapat juga dibuat di rumah. Apapun itu, hal terpenting adalah bila Anda memiliki takoyaki grill (takoyaki-ki), akan memudahkan Anda membuat takoyaki.

Asal muasal takoyaki

Awalnya, takoyaki atau octopus balls hanyalah snack bulat berdiameter 3-5 cm yang diisi dengan potongan gurita di dalamnya, disajikan dengan saus. Takoyaki ini dijual menggunakan tusukan bambu berisi 3 bulatan per tusuknya, saat membeli kita bisa melihat aksi penjualnya yang asik mombolak-balik takoyaki di atas wajan hingga berbentuk bulat dan matang.
Dalam penyajiannya, takoyaki selalu dijual dalam bentuk porsian. 1 porsi biasanya berisi 3-10 buah dalam 1 wadah, yang selalu disertakan tusuk gigi atau sumpit sekali pakai. Di negeri asalnya takoyaki biasa dijual dalam wadah berbentuk perahu.

Takoyaki sangat tenar di Jepang, khususnya Kansai, Tokyo dan Osaka. Snack mungil ini paling nikmat bil disantap dalam keadaan panas sebagai camilan, dan saat ini di Jepang takoyaki sudah dapat dibeli dalam kondisi beku (frozen), sehingga pembeli tinggal memanaskan dalam microwafe.
Bahkan tiap rumah di Osaka biasanya memiliki wajan (loyang) takoyaki. Takoyaki digunakan sebagai makanan kebanggaan, yang sering dijadikan lauk untuk makan nasi putih. Bahan-bahan untuk membuat takoyaki tersedia secara lengkap di toko.
Wajan takoyaki merupakan salah satu perabot rumah tangga yang seharusnya dihadiahkan orangtua kepada anak perempuan yang menjadi pengantin.
Bahan asinan jahe berwarna merah (benishoga) sering pula dicampurkan ke dalam adonan. Penjual yang senang berkreasi kadangkala menambahkan keju atau konnyaku ke dalam takoyaki.
Saus yang dipakai biasanya adalah saus okonomiyaki walaupun ada juga saus khusus untuk takoyaki yang rasanya tidak jauh berbeda dengan saus okonomiyaki.
Takoyaki dengan isi yang disukai penduduk setempat (kadang-kadang tanpa gurita) berusaha diperkenalkan di negara-negara yang penduduknya merasa ngeri memakan gurita.
Saat ini, kita dapat menjumpai takoyaki dijual dengan pilihan isi dan disajikan dalam wadah cup kertas, kantung kertas maupun box mungil.

Bahan dan alat

takoyaki ki 150x150 Takoyaki

Takoyaki-ki : sebutan untuk wajan dengan bulatan-bulatan cekung yang berfungsi sebagai loyang sewaktu memasak takoyaki.

Tusuk besi dengan pegangan dari kayu/tusuk sate : digunakan untuk membolak-balik adonan hingga menjadi bulat benar.
Tepung terigu : gunakan tepung terigu protein rendah agar hasilnya putih, lebih lunak dan gurih.

konnyaku 150x150 Takoyaki

Konnyaku : sejenis jelly yang kaya akan serat. Digunakan sebagai variasi isi takoyaki.

benishoga 150x150 Takoyaki

Benishoga : asinan jahe (sushi gari) yang dicincang, digunakan untuk menambahkan citarasa pedas dan asam pada takoyaki.

kombu 150x150 Takoyaki

Konbu/kombu : ganggang laut (rumput laut) yang berbentuk lembaran. Digunakan sebagai bahan dasar kaldu (dashi). Ada juga yang berfungsi sebagai lapisan pana tarabagani sushi (capit kepiting besar).

tenkasu 150x150 Takoyaki

Tenkasu : cereal berjenis rice crispy berfungsi untuk menambah rasa krispi pada takoyaki.

katsuobushi 150x150 Takoyaki

Katsuo-bushi : dibuat dari ikan cakalang. Ada 2 jenis yaitu bubuk dan lembaran serat berwarna kecoklatan. Digunakan untuk pendamping pada masakan Jepang serta dapat digunakan sebagai bahan kaldu.
okonomiyaki sauce 150x150 Takoyaki

Saus okonomiyaki : saus yang digunakan untuk okonomiyaki (jenis masakan teppanyaki) sebagai lauk biasanya berasa pedas manis.

Tips membuat takoyaki

Saat mencampur adonan, cukup diaduk hingga rata agar adonan tidak terlalu mengembang sehingga didapatkan bentuk ideal yaitu bulat sebesar bola pingpong.
Pastikan cetakan takoyaki panas benar untuk membentuk tekstur yang bagus.
Konbu dapat diganti dengan rebusan kepala udang.


Resep Takoyaki (Octopus Balls)

Bahan isi takoyaki :

  • Baby octopus (bayi gurita) 200 gram, rebus dan cincang
  • Tenkasu (rice crispy) secukupnya

Bahan adonan dasar takoyaki :

  • Air 400 ml
  • Konbu 10 cm, potong selebar 2 cm
  • Katsuo-bushi 15 gram
  • Tepung terigu protein rendah 200 gram
  • Putih telur 4 butir
  • Kuning telur 2 butir
  • Margarin 2 sendok makan

Pendamping takoyaki :

  • Bulldog saus 50 ml
  • Saus inggris 25 ml
  • Mayones 50 gram
  • Benishoga (acar jahe) secukupnya

Cara membuat adonan dasar takoyaki :

  1. Masukkan konbu dalam panci, masak di atas api kecil. Angkat beberapa saat sebelum air mendidih.
  2. Campur katsuo-bushi dalam air rebusan konbu sambil di aduk selama 2 menit. Saring dan dinginkan.
  3. Campur terigu, telur dan garam. Tuang air kaldu, aduk hingga rata. Sisihkan.

Cara membuat takoyaki :

  1. Tuang adonan takoyaki pada cetakan yang sudah diolesi dengan margarin hingga penuh.
  2. Taburi bagian atasnya dengan rice crispy dan masukkan baby octopus (bayi gurita). Masak di atas api kecil.
  3. Bila sudah setengah matang, balik adonan dengan bantuan tusuk sate/ tusuk besi.
  4. Masak hingga berwarna kecoklatan. Angkat dan sajikan bersama saus pendamping dan benishoga.

Untuk 15 buah


Sumber : http://inforesep.com/takoyaki.html